Warga Sorot Kepala Desa Motandoi Huntap Progam Kementerian Berpolemik

PORTALBMR BOLSEL – Sebanyak 240 Hunian Tetap (Huntap) khusus warga masyarakat desa motandoi di pesisir pantai Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara kini telah diresmikan.

Adanya progam Huntap yang bersumber dari dana APBN membuat warga masyarakat desa motandoi di pesisir pantai gembira, karena mereka akan menempati huntap yang layak huni.

Progam Huntap dari kementerian ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat motandoi selatan, lebih khusus bagi kepala rumah tangga baru dan kepala keluarga yang lama masih tinggal di pesisir pantai.

Kepala desa (Sangadi) Motandoi Selatan Kasran paputungan kepada media mengatakan program huntap dari kementerian yang diperuntukkan bagi masyarakat motandoi selatan sudah diresmikan.

“Hunian tetap (Huntap) sebanyak 240 sudah selesai dan telah diresmikan, warga masyarakat desa motandoi sesuai data yang tinggal di pesisir pantai sebanyak 115 kepala keluarga sudah mulai menempati huntap,” ucap Kasran Paputungan.

Lanjut kepala desa, jumlah 240 huntap yang dibangun untuk warga masyarakat desa motandoi, sebanyak 115 kepala keluarga di pesisir pantai sudah menempati huntap.

“Dari 115 Huntap untuk warga pesisir pantai, masih tersisa 125 huntap, untuk 125 huntap sudah saya isi dengan masyarakat lainnya.,” jelas kepala desa  Sabtu, 18 Juli 2026 kepada media.

Warga masyarakat desa motandoi sangat kecewa dengan keputusan kepala desa dengan semena-mena huntap sebanyak 125 di isi dengan kepala keluarga yang bukan warga desa motandoi sebagaimana yang diatur oleh kementerian.

“Huntap itu sangat jelas peruntukannya, Itu khusus warga masyarakat desa motandoi, tapi kenapa kepala desa mengisi dengan kepala keluarga warga lain yang bukan warga motandoi. Masih banyak kepala keluarga baru di desa motandoi yang membutuhkan huntap, tapi kenapa di isi dengan warga lain,” ucap warga desa motandoi.

Kini Warga masyarakat desa motandoi juga mempertanyakan jumlah 115 huntap yang menurut kepala desa seluruh warga di pesisir pantai desa motandoi sudah menempati huntap.

“Ternyata masih ada kepala keluarga yang tinggal di pesisir pantai yang namanya sudah di data tapi tidak mendapatkan huntap. Belum lagi kepala keluarga baru yang ada di desa motandoi, mau dikemanakan mereka. Sedang-kan 125 sudah di isi dengan kepala keluarga yang bukan warga desa motandoi,” kata Warga.

“Saat ini Sudah berkembang informasi, bahwa 125 huntap sudah di bagi-bagi oleh kepala desa, dan berhembus ada keluarga sekda dan kepala dinas yang bukan penduduk desa motandoi telah menempati huntap Sementara warga desa motandoi masih ada yang belum mendapatkan huntap,” tambahnya.

Program huntap dari kementerian ini sangat jelas peruntukannya untuk masyarakat desa motandoi, tapi kenapa ada warga bukan dari desa motandoi bisa menempati huntap.

“Ini sudah berpolemik di desa, Saya menduga Jangan – jangan huntap ini sudah di bisnis kan,” kata warga (RA)

Check Also

Kawal Tragedi Maut Aktivis 98 Menyurat Ke Kapolri, DPR-RI Komisi III, Divisi Propam Mabes Polri dan Ombudsman RI

PORTALBMR, KOTAMOBAGU – Peduli jaminan serta kepastian hak 9 keluarga Korban meninggal dan lainnya masih …