PORTALBMR BOLSEL – Menjelang puncak peringatan HUT ke-18, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melaksanakan ziarah ke makam para tokoh pemekaran, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka.
Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi, bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid memimpin jalannya ziarah ke makam para tokoh pemekaran Bolsel, yang di ikuti Ketua TP-PKK kabupaten Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo dan Sekretaris Ny. Rosdiana Abdul Hamid-Lapatola.
Dan turut diikuti Kapolres AKBP Kuntadi Budi Pranoto SIK, pimpinan BSG Cab. Molibagu, Sekda M. Arvan Ohy SSTP, MAP bersama para pejabat tinggi pratama Pemda serta sejumlah anggota DPRD kabupaten.
Rangkaian ziarah dimulai usai pelaksanaan Program Ibadah Subuh Bersama (PISB) pada Kamis (16/7/2026) pagi. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah makam mendiang H. Herson Mayulu (Rahimahullah) di Desa Pinolosian Kecamatan Pinolosian, Bupati Guhanga yang dikenal sebagai sosok visioner sekaligus tokoh panutan masyarakat Bolsel.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Desa Salongo Kecamatan Bolaang Uki untuk berziarah ke makam A.W. Mohune (Rahimahullah), salah satu tokoh sentral dalam perjuangan pemekaran daerah.
Selanjutnya, rombongan memberikan penghormatan di makam Moh. Kaharudin Hasan Van Gobel (Rahimahullah), mendiang Raja Bolaang Uki, serta S.E. Gobel (Rahimahullah) yang juga merupakan tokoh pemekaran.
Rangkaian ziarah berakhir di makam Syamsudin Kudji Moha (Rahimahullah) yang berlokasi di kompleks Pesantren Darul Markam, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
Di sela-sela ziarah, Bupati Iskandar menegaskan bahwa momentum HUT ke-18 tidak hanya sekadar perayaan bertambahnya usia, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjuangan para tokoh yang telah meletakkan fondasi berdirinya daerah.
“Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan lahir atas dedikasi dan semangat para tokoh pemekaran. Dengan semangat yang kuat serta kepedulian masyarakat, terbentuklah daerah yang kini kita cintai bersama ini.” ujar iskandar
Ia juga menyampaikan, Kita wajib mengenang jasa-jasa mereka, karena sejarah telah mencatat bahwa Bolsel berdiri atas andil besar para tokoh tersebut.
Menurut iskandar, semangat pengabdian para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus menjaga persatuan serta melanjutkan pembangunan daerah menuju Bolsel yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Ziarah ke makam tokoh-tokoh pemekaran ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan HUT daerah. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap capaian pembangunan yang dirasakan sekarang merupakan buah dari perjuangan panjang, pengorbanan, dan cita-cita besar para pendahulu. (Faj)
PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita Portal Berita Bolaang Mongondow Raya

