PORTALBMR BOLTIM – Pemberitaan isu negatif terus menerpa kepada Kapolres kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan yang dikenal dekat dengan tokoh agama dan masyarakat.
Isu yang di gembos dengan pertambangan Emas tanpa izin di kabupaten Boltim terus di goreng , tujuannya nampak jelas untuk menjatuhkan citra dan kepemimpinan Kapolres Boltim yang dinilai masyarakat kabupaten Boltim sukses memimpin polres Boltim
Diketahui, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan tegas dan telah melakukan penindakan hukum dengan mempolice line 10 alat berat jenis excavator yang melakukan aktivitas pertambangan emas terbuka tanpa izin (PETI) di Hutan Produksi Terbatas (HPT( Garini.
Para mafia PETI yang telah ditindak diduga terus berupaya melakukan manuver “tekanan” agar terhindar dari jeratan hukum. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa Praktik mafia PETI yang ingin menguasai lahan pertambangan biasanya melibatkan oknum pejabat, tokoh politik, hingga oknum aparat penegak hukum yang bertindak sebagai “beking” sehingga kejahatan terstruktur ini nampak sulit dihentikan.
Jika para mafia PETI telah mendapat dukungan dari oknum – oknum yang diduga membeking aktivitas pelaku ilegal kemudian memporak-porandakan HPT Garini di wilayah hukum polres Boltim, langkah tersebut tidak berlaku bagi AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan mantan satuan densus 88 Anti teror.
Yudi Batalipu menilai, informasi yang beredar di berbagai media sengaja dibuat untuk menjatuhkan Kapolres Boltim demi kepentingan jabatan dan keinginan mafia PETI bisa terwujud.
Menurutnya, isu pergantian Kapolres sudah dua bulan bergulir (sejak bulan mei) pada saat Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan sedang gencar melakukan penindakan hukum sesuai undang-undang.
“Isu macam begini sangat murahan dan terkesan pesanan. Padahal Wilayah pertambangan yang disorot masuk dalam wilayah koperasi,.Selain itu ada pertambangan masyarakat yang saat ini digarap oleh masyarakat untuk menyambut program WPR dari gubernur Sulut.,” ucap Yudi Batalipu.
Lanjutnya, Kondisi masyarakat boltim yang bergantung dalam pertambangan penting untuk di edukasi, sehingga ekonomi bisa bergerak dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
“Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan berhasil memimpin polres Boltim. Menyangkut tambang di kabupaten Boltim bukan baru kemarin, aktivitas tambang ini sudah berlangsung puluhan tahun. Dengan pendekatan secara humanis dan menjaga khamtbmas di wilayah Boltim adalah kunci utama. Beliau sukses dan kabupaten Boltim terus kondusif,” ucapnya.
“Pemberitaan tendensius adalah hal yang biasa ketika ada pemimpin yang dikenal dekat dengan masyarakat, para habib, tokoh agama dan pemerintah daerah. Bisa saja ini bagian para mafia PETI yang sulit mendapatkan ruang di wilayah kabupaten Boltim,” tambahnya.
PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita Portal Berita Bolaang Mongondow Raya