Foto: Walikota Kotamobagu Ir.Hj.Tatong Bara Saat Jadi Dirgen Jenis Alat Musik Kolintang Masal
Foto: Walikota Kotamobagu Ir.Hj.Tatong Bara Saat Jadi Dirgen Jenis Alat Musik Kolintang Masal

Walikota Tampil Mainkan Alat Musik Kolintang dan Jadi Dirgen

Memeriahkan Hut ke-10 Walikota Berparas Cantik Tampil Jadi Dirgen 

PortalBMR, Kotamobagu – Meriahkan Hut ke-10. Walikota Kotamobagu berparas cantik Ir. Hj. Tatong Bara. Tampil sebagai dirigen di Grup kolintang Masal. Selasa (23/05/2017) bertempat di alun-alun lapangan Boki Hotinimbang.

Sebelumnya tatong bara terlebih dahulu memainkan alat musik kolintang, dengan membawakan empat lirik lagu. diantaranya, lagu Nona Manis, Ko Silig-silig, Terajana, dan Selamat Ulang Tahun.

Penampilan tatong bara dalam memainkan alat kolintang terlihat kompak dan dinikmati indah oleh seluruh para tamu undangan yang hadir dalam perayaan hut ke-10 kotamobagu.

Foto: Saat Walikota Sedang memimpin dan Memainkan Alat Musik Kolintang untuk Menghibur Tamu Undangan Hut ke-10 Kotamobagu

Foto: Saat Walikota Sedang memimpin dan Memainkan Alat Musik Kolintang untuk Menghibur Tamu Undangan Hut ke-10 Kotamobagu

Terdengar irama kolintang yang begitu kompak dan indah iramanya, hingga membuat para penonton dan tamu undangan meminta, agar permainan kolintang yang diperlihatkan oleh walikota terus dimainkan, seakan takan puas dengan empat lagu yang dibawakan walikota.

Usai memainkan alat kolintang, walikota langsung memimpin pertunjukan kolintang masal. Walikota kali ini tidak memainkan kolintang, akan tetapi beliau menjadi dirjen dalam pertunjukan kolintang masal.

Usai tampil walikota cantik ini mengatakan kepada media online portalbmr.com. bawa alat musik jenis kolintang adalah teman baiknya,

Tatong mengatakan, kita harus kembangkan budaya. Oleh Presiden RI Jokowi, minta untuk terus kembangkan kembali seluruh budaya yang ada di masyarakat.

“Degan mendirgeni dan latar belakang budaya berbeda tadi, akan menjadi harmoni yang indah, oleh sebab itu Saya langsung mengambil ahli dirigen tadi dan memainkanya. Bahwa dengan beragam budaya kita, kita bisa hidup rukun dan damai,” tutur Tatong.

Lanjutnya. ” dengan kehidupan latar budaya yang berbeda, mudah mudahan degan cermin kehidupan yang ada di kotamobagu, bisa menciptakan sinfoni yang indah,” pungkas Tatong. (ag)

Bagikan

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Olly: ‘Raja-raja’ Kecil Jadi Penghalang Investasi di Bumi Nyiur Melambai

PortalBMR, SULUT – Pernyatan menarik dilontarkan Calon Gubernur Petahana Sulut, ...