PORTALBMR KOTAMOBAGU – Sikap tegas Walikota Kotamobagu Wenny Gaib melakukan Sidak BBM di SPBU Pontodon, kecamatan Kotamobagu Utara bersama tim forkopimda berbuah hasil.
Ribuan liter BBM bersubsidi didapati telah berada dalam dua unit mobil dump truk. Dalam bak mobil tertata ratusan jerigen berkapasitas 25 liter dan box penampung solar berkapasitas ratusan liter juga nampak dalam mobil dump truk.
Saat Sidak di SPBU Pontodon membuat walikota Wenny Gaib geram, ribuan liter didapati telah di pihak ketiga_kan.
Walikota menegaskan. Mestinya SPBU Pontodon langsung menyalurkan ke rakyat bukan kepada pihak ketiga.Tapi disini justru petugas SPBU menjual BBM ke pihak lain dengan jumlah besar.
“Kalian tahu bahwa BBM ini diperuntukkan untuk masyarakat. kenapa dijual secara borongan ke pihak lain,” tegas Wenny Gaib kepada operator SPBU dengan wajah kesal.
Rabu, 9 September 2026 Walikota Wenny Gaib menyampaikan untuk memastikan penyaluran BBM tak ada kendala, Pemkot Kotamobagu membentuk tim bersama forkopimda, dalam memperkuat pengawasan distribusi BBM di SPBU Kotamobagu.
“Tim forkopimda sudah melakukan sidak dan mendapati barang bukti. maka yakinlah bahwa penegak hukum akan serius menangani kasus ini,” ucap Walikota Wenny Gaib.
Aktivis Sorot Polres Kotamobagu dalam memberantas mafia BBM
Aktivis sulut Yudi Batalipu menyeroti pemagangan hukum polres Kotamobagu. Menurutnya, belum sehari penemuan dugaan penimbunan ribuan liter solar subsidi oleh walikota Kotamobagu mengunakan dua unit mobil dump truk di SPBU Pontodon.
Kini Publik kembali disuguhkan informasi satu unit Babuk mobil dump truk warna kuning yang diduga memuat ribut liter BBM hilang dari TKP.
Jika Babuk BBM dan satu unit mobil dump truk warna kuning tak ditemukan, Kepercayaan publik mulai “kendor” akan sikap tegas Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik dalam memberantas mafia BBM.
“Publik tau , sidak walikota di TKP SPBU Pontodon ada dua unit Dump truk merah dan kuning itu ramai di medsos. Tapi kenapa di Polres Kotamobagu hanya satu unit mobil Dump truk warna merah, mobil dump truk warna kuning kemana. Ini menjadi tantangan buat Kapolres Kotamobagu dalam penegakan hukum,.?” Ungkap Yudi Batalipu.
Jika benar mobil dump truk warna kuning”hilang’ bersama Babuk BBM dan tidak ditemukan, harapan publik menyangkut Penaganan hukum dan berantas mafia BBM di wilayah hukum polres Kotamobagu “pupus”.
“Integritas polres Kotamobagu dibawa kepemimpinan Kapolres AKBP Abdul Kholik kini dipertaruhkan, apakah hukum akan tegak di jalannya, atau hukum akan tunduk dengan “intervensi”. Kita akan terus mengawal proses hukum Mafia BBM di polres Kotamobagu, hasil upaya Wali Kota Wenny gaib yang tegas membongkar mafia BBM agar warga di Kotamobagu tidak kesulitan BBM,” Ucap Yudi Batalipu.
Penelusuran Media identitas kendaraan diduga hilang saat di TKP sesuai nomor kendaraan.
DATA KENDARAAN
Nomor Polisi : DB 8254 KB Plat: PUTIH
Nama JBK alias Julisar
Jenis: LIGHT TRUCK
Merek: MITSUBISHI
Tipe: COLT DIESEL FE 74 HDV (4X2) M/T
Lampiran
: LIGHT TRUCK – DUMP
Warna: KUNING
Tahun Buat: 2013
No Rangka: XXXXXXXXXXXXXXXX
No Mesin: XXXXXXXXXX
Isi Silinder: XXXX
Bahan Bakar: SOLAR
STNK Berlaku :21 Februari 2029
Urutan Kepemilikan: Milik ke 1
Sementara Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum menjawab.
PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita Portal Berita Bolaang Mongondow Raya