Wabub Buka Pelatihan Ramah Lingkungan

PortalBMR, BOLMONG – Wakil Bupati (Wabub) Yanni Ronny Tuuk. Selasa, (22/5/2018) hadir dalam membuka kegiatan pelatihan hidup ramah lingkungan, di Gereja Masihi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Sion Manembo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dalam sambutannya ia mengatakan, dirinya mendukung peran gereja di dalam lingkungan. Karena dengan kegiatan positif seperti ini bisa mengubah pandangan masyarakat, tentang lingkungan.

“Pelatihan Hidup Ramah Lingkungan dari Persatuan Gereja di Indonesia (PGI) ini sangat positif, dalam rangka tindakan nyata gereja dalam lingkungan,” katanya.

 “Dan saya berharap bagi peserta dapat memahami semua pelatihan. Dan menjadi guru untuk mengajarkan ilmu yang di dapat bagi seluruh jemaat,” ujarnya.

Pdt Riyadi Basuki sebagai steering committee (Sc) Kemitraan PKN-PGI menyampaikan, fokus kegiatan ini ialah gereja memiliki konsen dalam pembangunan iklim ramah lingkungan.

“Jadi bukan sekedar kita beribadah tapi tanpa ada tindakan. Maka dari itu aksi-aksi gereja semakin nyata yakni ibadah dalam tindakan”, tuturnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya melakukan pelatihan di seluruh gereja di Indonesia. Tapi untuk saat ini fomusnya di Sulut, khususnya di kabupaten Bolmong.

“Tim yang ikut di antaranya Pdt Henriette Neuwen Hauise dari Belanda dan Ir Debby Momongan dari Manado”, tambahnya.

Dan dirinya pun berharap, dengan pelatihan hidup ramah lingkungan mengajarkan mereka sampai bisa memanfaatkan sampah jadi berharga.

“Misalnya pengelolaan sampah yang merusak lingkungan. Maka melalui pelatihan ini, kami ingin membangun manusia lebih sehat dengan pangan organik,” terangnya.

Dia pun menambahkan, keterampilan advokasi dalam bidang ekologi akan diberikan. Bukan berarti gereja menjadi praktisi hukum. Namun gereja sadar mengambil bagian dalam lingkungan dan mengawalnya.

“Kami sangat prihatin terkait lingkungan. Tidak hanya di Sulut, tapi di luar daerah. Seperti tambang yang dikatakan ramah lingkungan tapi kenyataannya tak seperti itu,” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, peserta dari Papua, Lampung, Sultra, GPIB Jakarta, Sinode GMIBM dan Minahasa, Camat Passi Timur Djemi Moonik, Sangadi Manembo Helni Purukan, dan pemateri dari PGI. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 22-24 Mei 2018.

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

BKPP Bolmong Proses Laporan, Termasuk ASN Selingkuh

Renty: “Memang ada beberapa kasus perselingkuhan yang masuk di Disdik ...