<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arfan: Pidananya Jelas Jika Tak Berijin | PortalBMR.com</title>
	<atom:link href="https://www.portalbmr.com/tag/arfan-pidananya-jelas-jika-tak-berijin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.portalbmr.com/tag/arfan-pidananya-jelas-jika-tak-berijin/</link>
	<description>Portal Berita Bolaang Mongondow Raya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2020 13:18:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Terkait Galian C, DLH Provinsi Sulut Seriusi Laporan Masyarakat, Arfan: Pidananya Jelas Jika Tak Berijin</title>
		<link>https://www.portalbmr.com/2020/11/terkait-galian-c-dlh-provinsi-sulut-seriusi-laporan-masyarakat-arfan-pidananya-jelas-jika-tak-berijin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusli Abdjul]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2020 10:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolaang Mongondow Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Boltim]]></category>
		<category><![CDATA[Arfan: Pidananya Jelas Jika Tak Berijin]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Provinsi Sulut Seriusi Laporan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Terkait Galian C]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.portalbmr.com/?p=16244</guid>

					<description><![CDATA[<p>PortalBMR, BOLTIM &#8211; Marakanya galian C yang diduga tidak mengantungi ijin terus beroperasi mengeruk hulu sungai di Desa Bangunan Wuwuk, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) semakin menggila. Alat-alat berat excavator terus mengeruk sungai dengan bebas, dan material yang dikeruk langsung diangkut menggunakan kendaraan Dumtruk yang ukuran besar ke tempat pekerjaan irigasi oleh PT Nusantara Maju Jaya, &#8230;</p>
<p>Posting <a href="https://www.portalbmr.com/2020/11/terkait-galian-c-dlh-provinsi-sulut-seriusi-laporan-masyarakat-arfan-pidananya-jelas-jika-tak-berijin/">Terkait Galian C, DLH Provinsi Sulut Seriusi Laporan Masyarakat, Arfan: Pidananya Jelas Jika Tak Berijin</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.portalbmr.com">PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">PortalBMR, BOLTIM</span></strong> &#8211; Marakanya galian C yang diduga tidak mengantungi ijin terus beroperasi mengeruk hulu sungai di Desa Bangunan Wuwuk, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) semakin menggila. Alat-alat berat excavator terus mengeruk sungai dengan bebas, dan material yang dikeruk langsung diangkut menggunakan kendaraan Dumtruk yang ukuran besar ke tempat pekerjaan irigasi oleh PT Nusantara Maju Jaya, Kso.</p>
<p>Selain merusak lingkungan dan di duga tak berijin, aktivitas galian C tersebut mengancam warga desa bangunan Wuwuk, kecamatan Modayag, jika terjadi curah hujan yang tinggi.</p>
<p>Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Arfan Basuki kepada media menyampaikan, akan menindak tegas aktivitas galian c sesuai lapaoran masyarakat.</p>
<p>&#8220;dalam waktu dekat saya akan menindaklanjuti laporan masyarakat, untuk wilayah desa bangunan Wuwuk tidak ada ijin galain c, ini pelanggaran dan sudah merusak lingkungan&#8221;, tegas Arfan Basuki.</p>
<p>Lanjutnya, jika aktivitas tersebut tidak mengantongi ijin, sanksi pidananya sudah jelas. Karena setiap usaha galian C, harus memiliki izin usaha sesuai dengan UU nomor 4 tahun 2009, tentang Minerba, serta PP nomor 23 tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan Minerba, UU nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi.</p>
<p>“berdasarkan UU nomor 4 Tahun 2009 dalam Pasal 161 itu sudah diatur bahwa yang dipidana adalah setiap orang yg menampung/pembeli, pengangkutan, pengolahan, dan lain lain. Bagi yang melanggar, maka pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar”, jelasnya. Sabtu, (7/11/2020).</p>
<p>Dijelaskan bukti lapoan masyarakat serta bukti video aktivitas galain c telah ada, kita tinggal mengundang oknum yang diduga melakukan aktivitas ilegal tersebut, tambahnya.</p>
<p>Diketahui, oknum yang memiliki lokasi galian c diduga tak berijin di Desa Bangunan Wuwuk BD alias Budi.</p>
<p>&#8221; Memang saya belum mengantongi ijin, dan bukan hanya saya yang melakukan aktivitas di hulu sungai, ada juga yang lain&#8221;, ujar BD alias Budi saat bersua di kantor redaksi PortalBMR.com. Jumat, (6/11/2020) pukul 22: 30 WITA.</p>
<p>Posting <a href="https://www.portalbmr.com/2020/11/terkait-galian-c-dlh-provinsi-sulut-seriusi-laporan-masyarakat-arfan-pidananya-jelas-jika-tak-berijin/">Terkait Galian C, DLH Provinsi Sulut Seriusi Laporan Masyarakat, Arfan: Pidananya Jelas Jika Tak Berijin</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.portalbmr.com">PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
