Masyarakat Meminta Desa Buyandi Dan Desa Bai Masuk Titik WPR

PORTALBMR BOLTIM – Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) salah satu Daerah Kabupaten yang memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Kondisi tersebut membuat masyarakat warga Desa Buyandi dan Desa Bai meminta, agar Wilayah desa mereka masuk titik Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Program gubernur Sulawesi Utara Yulius Stevanus Komaling (YSK) untuk menggerakkan perekonomian melalui sektor pertambangan rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Buyandi.

Dikathui, Selain desa Tobongon yang sejak turun temurun melakukan aktivitas pertambangan emas. Dengan adanya program WPR, dipastikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Buyandi akan meningkat.

Perjuangan gubernur Sulut Yulius Stevanus Komaling (YSK) melalui program WPR untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah program yang tepat. Kimi Warga Desa Buyandi dan Desa Bai telah mendeteksi potensi kandungan logam emas di lahan-lahan kami, dengan harapan lahan kami yang potensi mensejahterakan masuk jadi wilayah pertambangan emas.

“Kami membuka diri dalam tahap mengambil sampel dan mengelola di lahan kami. selain membuka lapangan kerja, lahan tersebut dipersiapkan untuk dijadikan WPR” Ucap warga pemilik lahan.

Selain membuka lapangan kerja , kegiatan tersebut di desa Buyandi sudah menjanjikan kesejahteraan bagi kami masyarakat Desa Buyandi. Lahan-lahan yang ada di desa Buyandi sudah siap dijadikan  titik WPR.

“Saat ini kami Warga Desa Buyandi dan Desa Bai sebagai pemilik lahan bersepakat lahan kami bersedia dijadikan WPR, kami warga Buyandi dan Desa Bai mengapresiasi perjuangan bapak gubernur YSK. Dengan begitu kami di dua desa yang bertetangga bisa mengelola lahan kami dan masyarakat desa Buyandi dan Desa Bai ekonominya akan meningkat,” tutur warga.

Jika Disisi lain ada yang menilai aktivitas di desa Buyandi masih terbilang Pertambangan Emas Tanpa Izin alias PETI. Namun jika ingin mengetahui kenapa ada aktivitas, kegiatan itu bagian dari kami untuk menjemput peluang WPR,. Karena Setiap areal untuk menjadi wilayah WPR, terlebih dahulu kita harus mengetahuinya.

“Memang ada aktivitas di desa Buyandi, tapi dengan begitu kami bisa bekerja dan terbantukan secara ekonomi kami pemilik – pemilik lahan dan masyarakat sekitar areal terbantukan dan saling mengontrol, terutama dampak lingkungan alias limbah kami telah antisipasi. kami masyarakat desa Buyandi siap menyambut program gubernur Sulawesi Utara, yakni WPR untuk kesejahteraan rakyat,” ucap mereka.

Check Also

Dugaan Terjadi Pungli LP3T Siap Melaporkan Ketua Asosiasi Panitia Pasar Senggol

PORTALBMR KOTAMOBAGU – Kegiatan pasar senggol di kota Kotamobagu bertempat di eks RSUD Datubinangkang menuai …