PortalBMR BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui dinas terkait yakii Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dinas Sosial, Satpol-PP Bolmong langsung melakukan langkah cepat menuju Kota Manado untuk mendistribusikan bantuan, sekaligus melakukan pembersihan wilayah terdampak Banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Jumat 27 Januari 2023.
Jumlah personil dinas terkait Tagana 4 orang, BPBD 10 orang Satpol-PP 10 orang dan relawan kini telah berada di Kota Manado untuk siap melakukan bantuan. Untuk melaksanakan bantuan, tim Bolmong akan mengikuti arahan dari BPBD kota Manado.
Minggu, 29 Januari 2023 Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow menyampaikan ada tiga SKPD Bolmong Atas instruksi bupati Bolmong Ir.Limi Mokodompit MM segera terjun langsung untuk memberi bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di menado, yakni BPBD, Dinas Sosial dan Satpol-PP.
“Kami dari BPBD akan berkerjasama dengan BPBD Kota Manado untuk melakukan pembersihan material atau jenis lainnya yang terbawa arus banjir sekaligus memberikan bantuan. Harapannya bila nantinya terjadi hujan deras mudah-mudahan tidak banjir seperti ini lagi”, jelasnya.
Pun- kepala Dinas Sosial Bolmong Ernie ch Mokoginta SH mengatakan saat ini pihaknya dengan personil sedang berada di Dapur Umum untuk menyiapkan bantuan kepada warga yang terdampak Banjir.
“Saat ini kami sedang menuju lokasi pembersihan yang menjadi titik kegiatan kami dalam menyalurkan bantuan dan kegiatan bersih-bersih wilayah yang terdampak Banjir. Pun ia berharap, semoga bencana seperti ini tidak akan terulang lagi”, kata kepala dinas sosial Ernie ch Mokoginta. Jika ada pihak-pihak yang akan memberikan bantuan, silahkan mendatangi Pos Dapur Umum TAGANA Kota Manado . Tambahnya.
Diketahui, sejak pekan kemarin Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Manado, dan wilayah sekitar seperti Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara serta Kota Tomohon.
Serta sejumlah wilayah di Kota Manado seperti di Kelurahan Tingkulu, Kelurahan Banjer, Kelurahan Mahawu, Sumompo, Bailang dan beberapa tempat lainnya yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor.
Data BNPB menyebutkan bencana banjir di Kota Manado yang terjadi pada Jumat (27/1) itu dilaporkan telah merendam kurang lebih 400 rumah di 34 desa/kelurahan dan 9 kecamatan. Banjir dengan tinggi muka air yang berkisar antara 80-300 sentimeter itu telah berdampak pada 3.013 KK atau 9.382 jiwa dan merenggut satu korban jiwa.
Sementara itu peristiwa tanah longsor telah berdampak pada 63 KK dan terbagi di beberapa titik di 22 desa/kelurahan dan 7 kecamatan. Petaka tersebut juga menelan empat korban jiwa, satu luka berat dan dua lainnya luka ringan. Rumah rusak ada sebanyak 53 unit termasuk 1 tempat ibadah.
Di samping itu, banjir dan longsor juga memaksa 1.021 jiwa mengungsi di beberapa titik. Adapun pengungsian di Kecamatan Tikala sebanyak 209 jiwa, Kecamatan Paal 2 ada 261 jiwa, Kecamatan Tuminting ada 50 jiwa, Kecamatan Singkil sebanyak 460 jiwa dan Kecamatan Wanang ada 41 jiwa.
Penulis: Rusli Abdjul
PORTAL BMR | Dibalik Berita Ada Cerita Portal Berita Bolaang Mongondow Raya