Surat Terbuka Rintihan Jurnalis di Hari Kemerdekaan

Sikap kami IJTI SULUT;
Tetap bangga dan tidak takut menjalankan profesi kami sebagai Jurnalis. Surat Terbuka Rintihan Jurnalis di Hari Kemerdekaan

Meskipun;
Tanganmu yang kokoh karena terbiasa mengangkat senjata itu, merampas kamera dan kartu identitas  sebagai perlengkapan alat tugas kami. Surat Terbuka Rintihan Jurnalis di Hari Kemerdekaan

Meskipun,
Kakimu yang terbungkus dengan sepatu lars yang keras untuk menginjak injak tanah, pada akhirnya kau hentakkan pada bagian tubuh kami tanpa perisai, sehingga tulang leher patah.

Meskipun;
Kepalan tanganmu yang kuat menangkap musuh, kau remaskan pada pakaian kami untuk dipaksa jalan kodok ala menangkap penjahat.

Meskipun;
Pengaruhmu melakukan intimidasi, terhadap musuh negara, kau lakukan pada tim dokter dan rumah sakit yang akan melakukan visum pada korban.

Kami tetap bangga dengan profesi kami dan tidak takut.

Kami tetap bangga akan Merah Putih karena 71 tahun sudah bangsa ini merdeka.

Namun disaat kami memekikkan kata “MERDEKA!” Kami tersadar bahwa ada 2 rekan kami di Medan Sumatera Utara sana, sedang merintih kesakitan dirumah sakit tak bisa pekikkan kata “MERDEKA” akibat peristiwa yang terjadi Senin (15/8).

Andri Syafrin, jurnalis MNC TV dan Aray Agus Jurnalis Tribun Medan. Meliput sengketa lahan antara warga dan TNI AU di Jalan SMA Negeri 2 Medan, Sumatera Utara berujung penganiayaan oleh oknum TNI AU.

Wahai Sang Jendral, apakah kami jurnalis tanpa senjata, yang menjadi musuh anak buahmu..??

(Belum) Merdekaaaa!!!!!!

Salam Keprihatinan. Mendukung penuh aksi kawan-kawan di Medan Sumatera Utara.

Ketua;
Amanda Komaling

Plt Sekretaris;
Marwan Dias

Rekan rekan sejawat di IJTI Sulawesi Utara.

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*

x

Berita Lainnya

Pemkot Siapkan Program Untuk Kemajuan Pelaku UKM Kotamobagu

Portal,BMR KOTAMOBAGU – Kepedulian Pemerintah setempat terhadap pelaku usaha di Kotamobagu ...